Griya Yatim & Dhuafa

Sedekah Yang Utama

Griya Yatim Dhuafa

Sedekah Yang Utama

Donasiberkah.id Sahabat Dermawan, pernahkah kakak merasakan rasa takut menjadi miskin, pada saat menunaikan sedekah? Pastinya semua orang pernah mengalami rasa takut akan menjadi fakir, hal ini dikarenakan kecintaannya terhadap dunia yang berlebihan. Pada hakikatnya pada saat itulah Allah akan memberikan balasan yang luar biasa, dan pada saat itu pula godaan setan semakin menjadi-jadi, agar seseorang tidak menunaikan amalan kebaikan. 

Baca Juga : Ajarkan Si Kecil Untuk Selalu Sedekah

Kak, padahal diwaktu kita merasa pelit dan enggan untuk berbagi, disaat itulah waktu yang utama dalam bersedekah. Jadi jangan sampai kita salah mengambil keputusan saat kita mengalami hal enggan untuk berbagi. Maka mari kita lebih sering berbagi walaupun dalam keadaan hati enggan untuk berbagi.

Begitu juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab pertanyaan dari seorang sahabat, “Wahai Nabi, sedekah yang mana lebih besar pahalanya? Rasulullah menjawab, “Engkau bersedekah pada saat kamu masih sehat disertai pelit (sulit mengeluarkan harta), saat kamu takut menjadi fakir, dan saat kamu berangan-angan menjadi kaya. Dan janganlah engkau menunda-nunda sedekah itu hingga apabila nyawamu telah sampai tenggorokan, kamu baru berkata, “Untuk si fulan sekian dan fulan sekian, dan harta itu sudah menjadi hak si fulan.” (Mutatafaqun ‘alaihi. HR. Bukhari & Muslim).

Sedekah Yang Utama

Masih Bingung Dengan Keutamaan 

Mungkin sebagian kita masih bimbang dan bingung mengenai sedekah yang utama? Apakah dari jumlah harta yang kita keluarkan atau mengeluarkannya dengan keikhlasan dan ketaatan. Ternyata sedekah yang paling utama adalah sedekah yang terdapat niatan yang sungguh-sungguh untuk mencapai keutamaan dan hanya mencari ridhanya Allah. Meskipun harta yang kita keluarkan hanya sedikit di mata manusia, namun tidak di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Justru dengan menunaikan sedekah dapat menambah keimanan dan rasa syukur ia terhadap harta yang di berikan Allah. Sebab harta sejatinya adalah harta yang dikeluarkan untuk di jalan Allah yang akan mengalirkan pahala. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman :

“Perumpamaan orang yang berinfak di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al- Baqarah : 261).

Baca Juga : Makna Sedekah Yang Sesungguhnya

Yuk bersedekah

Yuk kak, kita raih pahala yang paling utama, dengan sedekah di link kebaikan di bawah ini:

Donasi Sekarang Griya yatim
                 Donasi Sekarang Griya yatim
14 views