Griya Yatim & Dhuafa

English EN Indonesian ID

Tahapan-Tahapan Menghafal Al-Qur’an Bersama Asrama Solo

admin

 

 

Donasiberkah.id – Sahabat dermawan, semua orangtua beragama Islam pastinya ingin anaknya pintar membaca Al-Qur’an, terlebih bisa menghafalnya. Seperti adik-adik kita di Asrama Surabaya dan anak-anak di asrama lainnya, yang memiliki cita-cita untuk menghafal Al-Qur’an.

Mengajarkan cara menghafal Al-Qur’an pada anak bisa dilakukan sejak dini, Hal ini karena pembiasaan sejak kecil yang diperlukan agar hafalan terjaga hingga dewasa dan sepanjang hidup.

Dikutip dari Jurnal Pendidikan Islam Universitas Islam Asy Syafiiyyah, menghafal Al Quran sangat mudah dilakukan jika seseorang mempersiapkan diri. Ini bisa dilakukan dengan meningkatkan ibadah, berakhlak baik, suka menolong atau juga bisa disebut dengan cara meningkatkan kecerdasan spiritual.

Jika dilakukan dengan ikhlas, akan banyak atau manfaat untuk para penghafal tersebut. Salah satunya menjadi ciri orang yang berilmu. Allah SWT berfirman:

بَلْ هُوَ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَمَا يَجْحَدُ بِآَيَاتِنَا إِلَّا الظَّالِمُونَ

Artinya: “Bahkan, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata, yang ada di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu.” (QS Al-Ankabut: 49).

Dalam hadis lain dari Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah bersabda: “Dikatakan kepada orang yang membaca (menghafalkan) Al Quran nanti: ‘Bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di dunia mentartilnya. Karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca (hafal).” (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

Ada kebaikan yang akan diberikan bukan hanya untuk anak, tapi juga orang tuanya. Keterangan ini juga terdapat berdasarkan hadis dari Abu Hurairah R.A, bahwa Rasulullah bersabda:

يَجِىءُ الْقُرْآنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ حَلِّهِ فَيُلْبَسُ تَاجَ الْكَرَامَةِ ثُمَّ يَقُولُ يَا رَبِّ زِدْهُ فَيُلْبَسُ حُلَّةَ الْكَرَامَةِ ثُمَّ يَقُولُ يَا رَبِّ ارْضَ عَنْهُ فَيَرْضَى عَنْهُ فَيُقَالُ لَهُ اقْرَأْ وَارْقَ وَتُزَادُ بِكُلِّ آيَةٍ حَسَنَةً

Artinya: “Al Quran akan datang pada hari kiamat, lalu dia berkata: ‘Ya Allah, berikan dia perhiasan.’ Lalu Allah berikan seorang hafidz Al Quran mahkota kemuliaan. Al Qur’an meminta lagi, “Ya Allah, tambahkan untuknya.”

Lalu dia diberi pakaian perhiasan kemuliaan. Kemudian dia minta lagi: ‘Ya Allah, ridhai dia.’ Allah-pun meridhainya. Lalu dikatakan kepada hafidz Quran: “Bacalah dan naiklah, akan ditambahkan untukmu pahala dari setiap ayat yang kamu baca.” (HR Tirmidzi).

Memiliki anak seorang penghafal al Quran atau hafidz Quran tentu menjadi sesuatu yang membanggakan. Yuk ketahui tahap-tahap menghafal Al-Qur’an untuk anak.

Baca Juga: Kegiatan Menghafal Al-Qur’an Asrama Surabaya

1. Selalu Dengarkan Anak Al Quran

Hebatnya Amalan Membaca Al-Qur'an di Bulan Ramadan - Universitas Islam Indonesia

Hal ini bertujuan agar ayat-ayat Al Quran menjadi tidak asing saat didengarkan. Bukan hanya dari aplikasi suara, namun alangkah lebih baiknya jika anak mendengar lantunan ayat tersebut dari mulut orang tuanya.

Sama seperti saat anak berbicara, anak akan lebih mudah menyerap berbagai hal yang ada di sekitarnya yang dilakukan secara berulang-ulang. Jadi, perdengarkanlah lantunan ayat Al Quran di manapun dan kapanpun.

2. Talqin atau Tasmi’

Amalan Agar Mudah Menghafal dan Tidak Cepat Lupa • BangkitMedia
Talqin adalah saat Abi atau Ummi membacakan Al-Qur’an untuk diikuti oleh para muridnya. Selain didengarkan (tasmi’), bacaan juga akan dikoreksi jika terjadi kesalahan saat menjalankan Tasmi’ dari para muridnya.

3. Tikrar

Fatwa Ulama: Mencium Mushaf Al Qur'an

Tikrar berarti mengulang-ulangi bacaaan hingga hafal. Caranya dengan:

Baca ayat pertama hingga 10-20 kali hingga hafal
Lalu baca ayat kedua sebanyak 10-20 kali hingga hafal
Baca ayat pertama + kedua sebanyak 10-20 kali hingga hafal
Lalu baca ayat ketiga sebanyak 10-20 kali hingga hafal
Kembali baca ayat pertama + kedua + ketiga sebanyak 10-20 kali hingga hafal
Dan seterusnya.

 

4. Muraja’ah

Meletakkan Ayat Alquran di Bantal dan Pintu | Konsultasi Agama dan Tanya Jawab Pendidikan Islam

Setelah hafal, ulangi kembali bacaan tersebut. Inilah yang dimaksud dengan muraja’ah. Ini merupakan sesuatu yang sangat penting, karena muraja’ah inilah yang akan melekatkan hafalan secara lebih kuat ke dalam benak anak.

Itulah beberapa cara cepat menghafal Al Quran yang bisa dipraktikkan kepada anak sebagai bekal terbaiknya kelak.

5. Istiqamah

Memeluk Al Quran - Nusagates

Konsisten atau istiqamah dibutuhkan sebagai salah satu cara cepat menghafal Al- Quran yang utama. Kadang, malas adalah sesuatu yang wajar. Berdasarkan hadis dari Aisyah RA, bahwa Rasulullah bersabda:

مَثَلُ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهْوَ حَافِظٌ لَهُ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ ، وَمَثَلُ الَّذِى يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهْوَ يَتَعَاهَدُهُ وَهْوَ عَلَيْهِ شَدِيدٌ ، فَلَهُ أَجْرَانِ

Artinya: “Orang yang membaca dan menghafal Al Quran, dia bersama para malaikat yang mulia. Sementara orang yang membaca Al Quran, dia berusaha menghafalnya, dan itu menjadi beban baginya, maka dia mendapat dua pahala.” (HR Bukhari).


Yuk bantu anak-anak yatim dan dhuafa dalam menghafal Al-Qur’an dengan berdonasi di link kebaikan di bawah ini:

 

24 views
English EN Indonesian ID