News

Tanamkanlah Akhlak Pada Anak sejak Dini

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman modern saat ini berdampak pada kondisi kehidupan manusia. Mereka mengalami perubahan- perubahan secara positif dan juga negatif. Perubahan- perubahan itu terjadi sesuai dengan tanggapan baik atau pun buruk oleh masing- masing individu. yuk Tanamkanlah Akhlak Mulia Pada Anak-anak Sejak Dini.

Seberapa mampu mereka memanfaatkan perkembangan- perkembangan tersebut dalam kehidupan sehari- sehari. Perubahan ini juga berdampak pada psikologis anak-anak. Oleh karena itu, anak-anak itu harus di didik dengan benar sejak dini.

Akhlak mulia yang perlu ditanamkan sejak dini

Dengan zaman yang disebut dengan era globalisasi ini. Jangan sampai anak-anak kita ikut terhanyut dalam sifat-sifat buruk akibat dampak globalisasi. Maka kita harus menanamkan akhlak mulia pada anak-anak kita dengan cara memberinya contoh yang baik. Sehingga anak-anak kita memiliki karakter yang mulia dalam dirinya.

Beberapa sifat mulia yang perlu ditanamkan sejak dini adalah :

Tanamkanlah Akhlak Mulia Pada Anak-anak Sejak Dini

  1.       Jujur

Anak-anak senantiasa memperhatikan perilaku orang-orang dewasa dan meniru perbuatan mereka. Oleh karena itu, janganlah sekali-kali kedua orang tua berbohong terhadap anaknya dengan cara apa pun. Semakin nampak kebiasaan berbohong orang tua di hadapan anak-anaknya, maka cepat atau lambat anak akan kehilangan rasa kepercayaan dan teladan dari kedua orangtuanya.

Demikian juga kejujuran dalam berbicara harus selalu dijaga saat menghibur, mencandai, atau sedang menceritakan kisah tertentu kepada anak-anak. Jangan sekali-kali memasukkan kebohongan dalam semua hal tersebut.

Kejujuran akan mencorak perilaku anak, ketika kebiasaan itu tertanam kokoh dalam dirinya, ia senantiasa berada dalam ketenangan dalam bersikap dimanapun, saat apa pun dan kepada siapa pun. Sebaliknya, kebohongan akan mewariskan kegelisahan pada psikologis anak, ia akan mencari cara untuk terus menutup antara kebohongan yang satu dengan yang lainnya.

  1.       Tanggung jawab

Tanggung jawab harus diajarkan pada anak-anak sejak dini. Bahwa setiap hal yang dilakukannya itu pasti ada balasannya, di dunia dan di akhirat. Kita juga perlu ajarkan bahwa Allah itu Maha Mengetahui segala sesuatu yang kita lakukan, sehingga setiap hal yang kita lakukan mesti dipertanggung jawabkan. Jika hal ini sudah tertanam pada anak-anak kita. Maka anak itu kelak akan menjadi pribadi yang dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya, terutama pada Allah.

  1.       Berbicara dan bersikap dengan santun

Sopan santun juga harus diajarkan pada anak-anak dari usia dini. Terutama terhadap orang yang lebih tua. Kita sebagai orang yang lebih tua juga mencontohkan pada anak-anak perkataan yang baik. Menegurnya jika dia berkata buruk. Sopan santun ini sangat penting, agar anak dapat bersosialisasi dengan baik terhadap teman-temannya, dan juga di hargai oleh teman-temannya.

Ajarkanlah akhlak Rasulullah

Rasulullah adalah manusia dengan akhlak terbaik. Bahkan Allah menyebutkannya dalam Al-Qur’an : “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21).

Akhlak Rasulullah adalah teladan yang patut dicontoh dan diajarkan pada anak-anak kita. Maka sebagai pembelajarannya, cobalah untuk menceritakan kisah-kisah Rasulullah pada si anak.

Baca juga : Perintah Shalat dan Pembentukan Akhlak

Pendidikan anak-anak yang paling utama bukanlah di sekolahnya, namun di lingkungan keluarganya. Lingkungan keluarga sangat mempengaruhi perkembangan anak dan juga sifatnya. Hal-hal yang orang dewasa lakukan di rumah, seringkali ditiru oleh anak-anak.

Sahabat dermawan, Yuk kita Tanamkanlah Akhlak Mulia Pada Anak-anak Sejak Dini, maka dari itu kewajiban setiap orang tua untuk saling berkomunikasi, berhati-hati dan tanggap dalam memperhatikan sifat-sifat dasar dalam pendidikan anak terutama dalam pergaulannya. Sebab, pergaulan itu dapat memberikan efek baik dan juga buruk bagi si anak.

Share it on