Griya Yatim & Dhuafa

“Teladani Rasulullah dalam Mengasihi Yatim”

Donasiberkah – Sahabat, dalam kehidupan sehari-hari hendaknya kita meneladani Rasul di dalam tindakan dan perbuatan, salah satunya yakni meneladani dalam menyayangi dan mengasihi kepada anak yatim. Kak, banyak kisah yang menggambarkan bahwa betapa besarnya rasa cintanya kepada anak-anak yatim. Yuk kita simak artikel Teladani Rasullah dalam Mengasihi Yatim.

Cara Rasulullah Menyayangi Anak Yatim

Sahabat, sebagaimana di kisahkan, bahwa Rasulullah selalu menggembirakan dan juga menghibur mereka para anak-anak yatim. Ada sebuah kisah yang diceritakan, setelah melaksanakan shalat Idul Fitri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang berjalan-jalan. Pada saat itu Rasul melihat banyak sekali anak-anak yang sedang bermain dan riang gembira, akan tetapi Rasulullah melihat anak kecil yang menyendiri sambil menangis tersedu-sedu.

Kak, ketahuilah bahwa anak tersebut menggunakan pakaian yang yang lusuh dan juga tidak terawat. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada anak tersebut, Wahai nak apa yang membuatmu bersedih pada hari kemenangan ini? Mengapa engkau tidak ikut bergembira bersama dengan anak-anak yang lainnya?

Anak ini tak mengenali orang yang bertanya, lantas anak ini menjawab, “Andai saja ayahku masih hidup!” Andaikan ayahku masih hidup, tentunya nasibku tak semalang ini.” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ssallam bertanya, kemanakah ayahmu nak?” Sang anak menjawab, “Wahai Bapak, ketahuilah bahwa ayahku telah meninggal dunia, ayahku ikut berperang bersama Rasulullah. Lalu Ibuku menikah lagi dengan laki-laki lain.

Teladani Rasulullah Dalam Mengasihi Yatim
Teladani Rasulullah Dalam Mengasihi Yatim

Dalam hak harta warisanku di rampasnya. Akupun diusir dari rumahku sendiri dan sekarang aku pun tak memiliki apapun, aku kelaparan, aku tidak memiliki pakaian baru dan juga bagus anak-anak yang lainnya. Aku tidak memiliki tempat untuk beristirahat dan ketika aku melihat anak-anak lainnya memiliki ayah, aku menjadi sangat sedih dan menyesal menjadi anak yatim. Hal itulah yang membuat aku menangis.

Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan penuh kasih sayang memeluk anak tersebut sambil berkata : “Wahai anakku apakah kamu mau Aku menjadi ayahmu, Aisyah menjadi ibumu, Ali sebagai paman, Hasan, Husen dan juga Fatimah sebagai saudaramu?

Allah Akan Menyayangi

Kak, salah satu bentuk kasih sayang Nabi kepada anak yatim, oleh karenanya mari kita sayangi dan menyantuni kepada anak yatim. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Mereka yang menyayangi itu akan disayangi oleh Yang Maha Penyayang. Sayangilah yang ada di bumi maka yang ada di langit akan menyayangimu” (HR At Tirmidzi).

Yuk Kak, mencontoh teladan dari Rasulullah dalam menyayangi anak-anak yatim. Agar kehidupan kita di mudahkan oleh Allah. Aamiin. Kak, inilah artikel teladani Rasulullah dalam mengasihi yatim.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top