News

Tidak Semua Orang Dapat Gaji Tapi Semua Orang Pasti Dapat Rezeki

Tidak Semua Orang Dapat Gaji, Tapi semua Orang Pasti Dapat Rezeki

Sahabat dermawan, tidak semua orang dapat gaji, tapi semua orang pasti dapat rezeki, sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Tidak ada satupun yang bergerak di muka bumi ini kecuali Allah yang menanggung rezekinya.” (QS. Hud : 6).Maka jangan pernah ragu dengan rezeki yang Allah Ta’ala berikan kepada hambaNya, Setiap makhluk yang Allah ciptakan pasti Allah akan menanggung dalam hal rezekinya baik untuk hari ini untuk besok dan kedepannya.

Sebagian orang hanya memahami rezeki sebatas uang (harta kekayaan), padahal, tanpa kamu sadari rezeki bukan hanya sekedar harta kekayaan. Rezeki Allah itulah sangat luas bahkan segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan (dinikmati) oleh manusia juga disebut rezeki.

Tidak Semua Orang Dapat Gaji, Tapi semua Orang Pasti Dapat Rezeki

Dalam hadis dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita tentang proses penciptaan manusia. “Kemudian diutus malaikat ke janin untuk meniupkan ruh dan diperintahkan untuk mencatat 4 takdir, takdir rezekinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya.” (HR. Muslim). Dalam hadits ini mengajarkan kepada kita kak, bahwa pada hakekatnya rezeki, ajal, amal dan kecelakaan serta kebahagian semua itu sudah di atur oleh Allah Ta’ala sebelum seseorang lahir ke muka bumi.

Bahkan setiap jiwa tidak akan mati sampai dia menghabiskan semua jatah rezekinya. Sehingga siapapun yang hidup pasti diberi jatah rezeki oleh Allah sampai dia mati. Sebagaimana hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Wahai manusia, sesungguhnya kalian tidak akan mati sampai sempurna jatah rezekinya, karena itu jangan kalian merasa rezeki kalian terhambat dan bertakwalah kepada Allah, wahai sekalian manusia. Cari rezeki dengan baik, ambil yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Baihaqi). ⁣

Baca Juga : Inilah 8 Jalan Rezeki Dalam Al-Qur’an

Ada sebuah kisah : “Pada suatu hari ada seseorang yang duduk di pinggir sumur tiba-tiba ia terpeleset hingga terjatuh ke dalam sumur tersebut…. lalu dia berteriak meminta tolong, sehingga datanglah para warga untuk menolongnya, lalu berhasil mengeluarkan orang itu dari sumur. Tidak lama seseorang memberikan segelas susu kepadanya untuk diminumnya. Setelah meminum susu dan keadaanya tenang, warga bertanya “Bagaimana Anda bisa terjatuh ke dalam sumur tersebut.”? Mulailah orang tersebut bercerita, lalu ia duduk di bibir sumur untuk mempraktekan kronologi saat ia terjatuh kedalam sumur tersebut. Tanpa disengaja orang tersebut jatuh lagi kedalam sumur dan akhirnya meninggal dunia.”

Pelajarannya : Orang tersebut diselamatkan oleh Allah karena masih tersisa jatah rezekinya di dunia, yakni satu gelas susu yang dia minum sebelum meninggal.

Sungguh pada hakikatnya rezeki kita adalah apa yang kita konsumsi dan yang kita manfaatkan. Sementara yang kita kumpulkan belum tentu menjadi jatah rezeki kita. Sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Manusia selalu mengatakan, “Hartaku….. hartaku….” padahal hakikat dari hartamu-wahai manusia-hanyalah apa yang kamu makan sampai habis, apa yang kamu sedekahkan, sehingga tersisa di hari kiamat.” (HR. Ahmad). Karena itu kak, sekaya apapun, sebanyak apapun penghasilannya, seseorang tak akan mampu melampaui jatahnya.⁣

Jadi, meskipun tidak semua orang dapat gaji, tapi semua orang pasti dapat rezeki. Rezeki pun tidak akan lebih maupun kurang dari apa yang telah Allah tetapkan. Tinggal kita memilih, mau digunakan untuk bersedekah, ataukah untuk kesenangan dunia saja.

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memberikan keberkahan pada setiap rezeki kita. Aamiin.

Share it on