Griya Yatim & Dhuafa

Tiga Amalan Yang Dicintai Allah

Ahmad Ridwansyah

"<yoastmark

Donasiberkah – Kak, manusia sejatinya diciptakan oleh Allah dengan tujuan utama hanya untuk beribadah kepadaNya. Allah berfirman : “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat : 56). Oleh karena itu, beribadah adalah kebutuhan manusia yang mendasar.

Menjadi seorang muslim yang baik adalah seorang muslim yang menjalankan semua syariat Islam dan senantiasa beramal soleh. Dalam setiap amalan terdapat keutamaannya masing-masing. Dari sekian amalan yang dapat kita lakukan, terdapat tiga amalan yang di cintai Allah.

Baca Juga : 3 Amalan Sunnah Wasiat Rasulullah Pada Abu Hurairah

Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di tanyakan oleh salah satu sahabatnya, ‘Abdullah bin Mas’ud, dia bercerita : “Aku pernah bertanya kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Amalan apa yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sholat pada waktunya, ‘Lalu apa lagi?’ tanyaku. Beliau pun menjawab , “Berbakti kepada kedua orang tua,’ Kemudian apa lagi?’ tanyaku lagi. Maka Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Shalat tepat pada waktunya

Sahabat, begitu banyak amalan yang dicintai Allah Subhanahu wa ta`ala, dan salah satunya adalah shalat tepat pada waktunya. Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda : “Shalat adalah tiang agama (Islam), maka barang siapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama (Islam) itu. Dan barang siapa merobohkannya maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu.” (HR. Bukhari).

Dalam hal ini, mendirikan shalat tepat waktu menjadi salah satu amalan yang paling dicintai Allah Subhanahu wa ta`ala. Maka hendaknya kita bersegera dalam melaksanakan shalat. Sebab bukanlah hal yang mudah dalam melaksanakan hal tersebut, sebab ada banyak urusan yang harus di kerjakan oleh seorang hamba. Sehingga, dalam diri setiap hamba akan terjadi tarik-menarik banyak kepentingan. Pantas kemudian Allah Subhanahu wa ta`ala mencintai hambaNya yang melaksana kan shalat tepat pada waktunya.

Baca Juga : Jangan sekali-kali melalaikan shalat

Berbakti kepada kedua orang tua

Kedua orang tua kita adalah orang yang telah membesarkan dan mendidik kita. Allah memerintah kan kita untuk berbakti kepada kedua orang tua kita. Allah berfirman : “Dan Rabbmu telah memerintah kan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya” (QS. Al-Isra : 23).

Kita dilarang keras untuk durhaka kepada orang tua kita, karena durhaka kepada orang tua adalah salah satu dosa yang paling besar di sisi Allah, Rasulullah bersabda : “dosa-dosa besar yang paling besar adalah: syirik kepada Allah, membunuh, durhaka kepada orang tua, dan perkataan dusta atau sumpah palsu” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kita harus menuruti setiap perkataan orang tua jika bukan menyuruh untuk melakukan perbuatan zalim. Sebab Rasulullah juga bersabda : “Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua” (HR. At-Tirmidzi).

Baca Juga : Berbakti Kepada Orang Tua

Jihad di jalan Allah

Berjihad di jalan Allah merupakan salah satu amalan yang paling utama, Allah memerintahkan kita untuk berjihad dengan sebenar-benarnya jihad. Allah berfirman : “Dan berjihad lah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya…” (QS. Al-Hajj : 78). Jihad maksudnya adalah mengerahkan seluruh kemampuan kita untuk mengalahkan musuh. Terdapat 3 macam jenis jihad, (1) Jihad melawan orang-orang kafir, (2) Jihad melawan setan, dan (3) Jihad melawan nafsu. Disebut dengan berjihad karena ketiga hal tersebut adalah hal yang harus di kalahkan dengan kesungguh-sungguhan.

Baca Juga : Pentingnya Berakhlak Baik Bagi Penuntut Ilmu

Yuk Sahabat kita amalkan amalan yang utama ini. Semoga Allah Subhanahu wata’ala memberikan kita kemudahan dalam beribadah kepadaNya, termasuk menegakkan Shalat tepat waktu, Aamiin.

 

72 views