Griya Yatim & Dhuafa

Tongkat Kayu Jadi Pengganti Matanya Untuk Bekerja

Tongkat Kayu Jadi pengganti Matanya Untuk bekerja
                      Tongkat Kayu Jadi pengganti Matanya Untuk bekerja

Donasiberkah.id – Akibat pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang merasakan akan dampaknya. Keadaan inilah yang membuat resah bagi masyarakat yang terkena dampaknya. Tidak terkecuali mereka para pejuang keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski dalam kondisi yang kurang baik seperti ini. Mereka tetap berjuang untuk mencari sesuap nasi. Inilah artikel tentang, tongkat kayu jadi pengganti matanya untuk bekerja, yuk kita simak.

Semangat Dalam Bekerja Meski Memiliki Kekurangan

Salah satunya seperti yang dialami oleh keluarga, Kakek Sainan (60 th).  Kakek Sainan, adalah seorang pemulung tuna netra yang setiap hari berjuang demi menyambung hidupnya & istrinya, Nenek Ini, seorang tuna rungu sejak kecil. Meski telah bekerja dari subuh hingga petang, kakek hanya bisa mengumpulkan Rp 1,500/hari. Ia pun bekerja dengan bantuan tongkat penuntunnya yang telah usang. Peluhnya terus bercucuran demi bisa menghidupi istrinya.

Baca Juga : Bantuan Pangan Untuk Lansia 

Sang istri (50 th) adalah tuna rungu, melihat suaminya yang terus bekerja, Nenek Ini pun ikut bekerja dengan keterbatasan pendengarannya. Ia menyapu jalanan setiap kali ada petugas yang membutuhkan bantuannya, upahnya tidak pernah menentu, seringnya ia menunggu kakek di rumah sambil terus berdoa agar suaminya terus dilindungi. 

Setiap pukul 6 pagi, mereka pergi untuk mencari rezeki, dengan tongkatnya bergegas mencari barang-barang bekas, sedangkan sang istri, menuju tempatnya bekerja di Kawasan Pergudangan sebagai Buruh Sapu yang tak menentu.

Tongkat Kayu Jadi pengganti Matanya Untuk bekerja
Tongkat Kayu Jadi pengganti Matanya Untuk bekerja

Pekerjaan yang dilakukan Kakek Sainan yakni mencari barang-barang bekas seperti : botol, kaleng, kardus dan sejenisnya, beliau pilah dan pilih untuk dijual kembali. Untuk makan sehari-hari, Kakek Sainan mengandalkan pendapatannya dari mengumpulkan barang-barang bekas yang ia kumpulkan.

Tetap Kuat dan Tabah Menjalani Hidup

Semua kesulitan dalam hidup, tidak membuat keduanya menyerah. Segala keterbatasan dalam berkomunikasi tidak membuat kasih sayang diantara keduanya berkurang, tiap hari keduanya terus berjuang untuk satu sama lain, menjalani hidup yang tak pernah mudah bagi keduanya. 

“Dari nyari barang bekas buat dijual, Alhamdulillah saya dapat Rp 1,500/hari. Kalo irit-irit, di akhir bulan, saya sama istri bisa makan ayam goreng satu berdua. Di hari-hari lain ya kami makan nasi pakai garam/kalo ada tempe.

Saya sudah tua & sekarang kedua mata saya kehilangan penglihatan, sedangkan istri saya tunarungu, susah banget untuk kami cari kerja. Selama pandemi juga, anak-anak kena pemutusan hubungan kerja, kami ga bisa ngandelin mereka karena cucu-cucu juga butuh makan..

Baca juga : 7 Tahun Lumpuh, Nenek Isah dapat Bantuan Lanjut Usia

Ya sekarang mah kami cuma bisa terus berjuang dan terus berdoa, Allah pasti ngasih jalan buat kami..” – Kakek Sainan

Semua kesulitan dalam hidup, tidak membuat keduanya menyerah. Segala keterbatasan dalam berkomunikasi tidak membuat kasih sayang diantara keduanya berkurang, tiap hari keduanya terus berjuang untuk satu sama lain, menjalani hidup yang tak pernah mudah bagi keduanya. 

Keutamaan Orang Yang Merawat dan Membantu Lanjut Usia

Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya termasuk dalam pengagungan terhadap Allah Ta’ala adalah memuliakan orang-orang lanjut usia yang muslim” (HR. Abu Dawud).

Itulah keutamaan ketika kita membantu orang-orang lanjut usia, maka yuk kita sisihkan sebagian harta kita untuk mereka, yang insya Allah akan dibalas dengan kebaikan yang berkah. Aamiin.

Baca Juga : Bantu Nenek Rohayah Penuhi Kebutuhan Harian

Yuk Sama-sama Bantu Kakek dan Nenek

Hai #OrangBaik dan #SahabatDermawan, Mari bersama kita bantu Kakek Sainan dan Nenek Tuna Netra dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Agar ditengah keterbatasan diri mereka, dan di tengah kerasnya kehidupan, mereka dapat tersenyum bahagia. Sebab orang yang memuliakan orang yang telah lanjut dalam usianya mereka akan mendapatkan pahala yang luar biasa.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top