Griya Yatim & Dhuafa

Tunaikan Fidyah Membantu Para terdampak Pandemi 

Tunaikan Fidyah Membantu Para Terdampak Pandemi
                       Tunaikan Fidyah Membantu Para Terdampak Pandemi

Donasiberkah.id – Tak terasa bulan suci Ramadhan akan kembali tiba. Mari kita persiapkan diri untuk menyambut bulan suci ini dengan penuh sukacita. Namun, sudahkah kita menebus hutang puasa Ramadhan tahun lalu? Di bulan suci Ramadhan terdapat suatu ibadah yang utama yakni berpuasa selama sebulan penuh yang wajib dijalankan bagi setiap umat Muslim sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Inilah artikel tentang tunaikan fidyah membantu para terdampak pandemi, yuk kita simak.

Baca Juga : Zakatmu Untuk Pemberdayaan Yatim & Dhuafa

Allah Memberikan Keringanan

Namun terdapat beberapa pengecualian jika tidak dapat menunaikan ibadah puasa Ramadhan seperti dalam perjalanan, sakit, menyusui, lanjut usia, atau sebab-sebab syar’i lainnya yaitu dengan cara membayar Fidyah. Sebagaimana yang Allah terangkan di dalam Al-Qur’an yang berbunyi,

”(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib lah baginya berpuasa) sebanyak hari yang di tinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Q.S. Al Baqarah: 184).

Baca Juga : Tunaikan Zakat,Tumbuhkan Manfaatnya

Asal Kata Fidyah

Fidyah berasal dari bahasa Arab “Fadaa’ artinya mengganti atau menebus.  Fidyah sendiri adalah keringanan bagi mereka yang benar-benar sudah tak mampu menjalankan ibadah puasa. Termasuk tidak dapat meng qadha di hari yang lain. Maka hukum membayar fidyah wajib, caranya dengan memberi makan fakir miskin sebagai ganti dari kewajiban berpuasa.

Tunaikan Fidyah Membantu Para Terdampak Pandemi
Tunaikan Fidyah Membantu Para Terdampak Pandemi

Baca Juga : Jangan Tunda Untuk Sedekah

Bingung untuk mengeluarkan berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan? Jumlah harta yang dibayarkan untuk mengganti puasa wajib yang seharusnya dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Sejatinya terdapat beberapa dalil yang mengungkapkan mengenai takaran yang harus dikeluarkan. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.” (HR. Abu Dawud). Namun hal ini, Laznas Griya Yatim & Dhuafa mempermudah dalam membantu #SahabatDermawan cara untuk membayar fidyah.

Baca Juga : Sedekah Ringan Namun Memberatkan Timbangan

Cara Dalam Menuanaikan Fidyah 

Pengeluaran makan untuk satu hari X Jumlah puasa yang harus diganti = Fidyah yang harus dibayarkan. Contoh Pak Wildan (83th) memiliki hutang puasa 8 kali, disebabkan sakit yang ia alami, Pak Wildan tak mampu untuk menqa’danya. Maka perhitungannya dalam satu hari pak Wildan makan 50.000 X 8 = 400.000 harta yang harus di tunaikan.

Baca Juga : Tunaikan Fidyah Membantu Kebutuhan Yatim & Dhuafa

Yuk Tunaikan Sekarang 

Ketahuilah setiap Fidyah  #SahabatDermawan keluarkan, dapat membantu lansia terlantar, para keluarga pra-sejahtera, dan terkhusus para terdampak Covid-19. Yuk kita tunaikan fidyahnya sekaligus membantu meringankan beban para saudara yang terdampak Covid-19. Dengan cara melalui link kebaikan ini:

English EN Indonesian ID
Scroll to Top