Griya Yatim & Dhuafa

Yuk Bantu Fasilitas Belajar Online Yatim & Dhuafa

Sahabat Dermawan, Anak binaan Griya Yatim & Dhuafa tetap terus semangat menuntut ilmu Meskipun Terhalang Keterbatasan Gadget. Pemberlakuan New Normal dalam semua aspek di lingkungan masyarakat, membuat kegiatan belajar mengajar berubah menjadi daring (online). Peralihan ini tidaklah mudah karena handphone & kuota seringkali menjadi barang tersier bagi sebagian lapisan masyarakat, tidak terkecuali adik-adik asuh binaan Griya Yatim Dhuafa. Maka Yuk Bantu Fasilitas Belajar Online Yatim & Dhuafa.

“Di rumah, Ibuku ga punya smartphone buat belajar online, adanya hp yang bisanya sms & telpon . Semenjak Bapak ga ada, Ibu harus kerja buat aku dan adikku. 

Tapi, Alhamdulillah buat sekolah aku bareng 10 temenku dibantu Griya Yatim Dhuafa. Ada 2 hp yang kami pakai gantian, walaupun sering terlambat absen & terlambat mengirim tugas karena kuota hp sering habis.. – Adnan, Adik Asuh di GYD

Umi dan Abi asrama bercerita : “HP hanya dua dan dipakai bergantian untuk sepuluh anak asuh”. “Sepuluh anak asuh ada yang SD hingga SMP, HP bergantian dan sering sampai malam baru selesai mengerjakan tugas dari sekolah” tambah Umi.

Terus Kejar Mimpi Meski Diliputi Keterbatasan

Fasilitas Belajar Online Yatim & Dhuafa

Terkadang 3 sampai 4 orang anak biasanya menggunakan 1 smartphone. Hal ini, seringkali membuat adik-adik ini kesulitan mengikuti pelajaran, bahkan terlambat mengumpulkan tugas.

Wabah COVID-19 belum juga mereda, bahkan kasus positif terus bertambah. Kondisi ini akan membuat kegiatan belajar terus berlangsung online. Sayang, keterbatasan gadget menjadi tantangan bagi adik-adik binaan GYD.

Padahal, setiap anak berhak mendapatkan kemudahan dalam menuntut ilmu. Agar mereka bisa menggapai cita-citanya. Harapan Abi & Umi semoga fasilitas belajar online seperti HP. 1 HP digunakan 2 anak, agar anak-anak bisa maksimal mengikuti pelajaran sekolah.

Tanpa banyak mengeluh, adik-adik yang baru menginjak jenjang SD & SMP saling bergantian menggunakan smartphone yang jumlahnya sangat terbatas. Saat ini, terdapat 300 anak asuh di cabang-cabang GYD lainnya. Meskipun dalam keterbatasan, tanpa mengeluh mereka tetap semangat untuk menuntut ilmu. Oleh karena itu, yuk dukung adik-adik kita untuk menggapai cita-citanya dengan memberikan fasilitas belajar yang memadai.

Melihat ketidak normalan ini, Griya Yatim & Dhuafa mengajak Sahabat dermawan, untuk membantu 300 siswa anak-anak yatim & dhuafa dengan ikut Gerakan #HP dan Kuota Untuk Belajar untuk anak yatim dhuafa, agar mereka bisa melanjutkan pendidikan dengan cara klik : Fasilitas Belajar Online Yatim & Dhuafa

Oleh karena itu. #Sahabat Dermawan, yuk sama-sama kita turun tangan untuk mempermudah proses belajar online bagi adik-adik di GYD agar bisa terus belajar dan mengejar mimpi mereka.

Insya Allah, setiap doa yang adik-adik di GYD panjatkan dapat menjadi pahala berlimpah bagi kamu yang menyantuni anak yatim & dhuafa. Sedikit banyak bantuanmu membuahkan senyum untuk mereka

English EN Indonesian ID
Scroll to Top