Griya Yatim & Dhuafa

Zakat Melepaskan Sifat Kikir & Bakhil

Sahabat Dermawan, Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok dalam ajaran Islam. Hukum zakat dalam Al Qur’an sangat tegas sebanding dengan tegas nya perintah melaksanakan shalat, puasa, dan haji. Karena itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Salah satu keutamaan yang terkandung di dalam zakat itu dapat melepaskan seseorang dari sifat kikir dan bakhil. Disebut ‘melepaskan’ sebab kikir itu merupakan sifat yang tertanam dalam manusia. Yuk kita simak artikel tentang Zakat Melepaskan Sifat Kikir & Bakhil, semoga bermanfaat ya.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Sesungguhnya manusia itu diciptakan bersifat suka mengeluh. Apabila ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah, dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia menjadi kikir.” (QS. Al-Ma’arij : 19-21) .Jadi dengan menunaikan zakat, kita pun terbebas dari sifat kikir yang tersembunyi dalam diri kita kak.

Zakat Membersihkan Harta

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Ambilah Zakat dari sebagian dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui” (QS. At-Taubah :103).

Zakat Melepaskan Seseorang Dari Sifat Kikir Dan Bakhil

Selain sebagai bentuk amalan dan ketaatan terhadap perintah Allah Ta’ala, zakat memiliki banyak hikmah dalam pelaksanaannya antara lain: Mengurangi kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin. Membersihkan harta dari bagian yang bukan hak kita. Zakat yang dikumpulkan bisa dijadikan dana pengembangan potensi umat.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Dan pada harta benda mereka ada hak orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta” (QS. Adz-Dzariyat : 19).

Zakat Menghindarkan dari sifat kikir dan bakhil

Mengenai perihal berzakat, zakat mampu menghindari tumbuhnya sifat kikir dan Bakhil pada diri seseorang, sehingga tidak ada lagi rasa ketidak sungkanan dalam membantu kepada siapa yang membutuhkan. Kikir dan bakhil memiliki  kesamaan makna dalam menyebutkan orang-orang yang selalu menahan harta nya. Kikir merupakan salah satu sifat tercela yang terlahir dari godaan syaitan. Sebutan lain dari sifat kikir adalah bakhil.

Kikir adalah menahan harta yang seharusnya dikeluarkan baik pada diri maupun orang lain, bisa berupa makanan, minuman uang dan lain-lain . Contoh : tidak ikut berkurban saat hari raya padahal dia termasuk orang yang mampu di daerahnya maka ia termasuk orang yang kikir. Kikir merupakan salah satu sifat yang dilarang dan merupakan tipu daya setan.

Baca Juga : Keberkahan Harta Terletak Pada Zakat

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “ Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir). Sedang Allah menjadikan untukmu ampunan dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunianya) Lagi maha mengetahui” (QS Al-Baqarah : 268).

Sahabat ku, Zakat Melepaskan Sifat Kikir & Bakhil, maka dari itu mari sama sama kita tingkatkan kualitas diri kita untuk selalu memberikan rasa kepedulian kita terhadap orang orang yang membutuhkan bantuan kita, dengan kita berzakat insya Allah akan memudahkan hidup kita bersama. Aamiin yuk zakat online dengan cepat dan mudah dengan cara klik tombol dibawah ini :

English EN Indonesian ID
Scroll to Top